cara budidaya udang galah

Sifat Kehidupan Udang Galah : Sifat udang galah yang penting harus dikenali adalah kemampuan untuk molting (ganti kulit) setiap mengalami perkembangan tubuh, udang harus mengganti cangkangnya yang baru. Semakin tua udang galah semakin jarang berganti cangkang, karena perkembangan tubuhnya semakin lambat.

Cepat tidaknya proses ganti kulit udang tergantung dari kebutuhan Ca (calsium) dan P (phospor). Supaya ganti kulit udang galah berlangsung cepat dan lancar maka di dalam makanan yang dikonsumsi harus cukup mengandung calsium dan phospor. Selain itu kondisi tubuh udang harus sehat, karena proses ganti kulit memerlukan energi yang banyak, sehingga kondisi perairan juga harus mendukung. tercukupinya nutrisi dan lingkungan dan lingkungan yang seimbang di perairan sangat mendukung kelancaran proses ganti kulit ini. Di sini Tambak Organik Nusantara (TON) sangat membantu untuk membuat suasana tersebut.

Lingkungan yang baik sangat mendukung pertumbuhan udang galah

Udang galah suka mencari makanan di malam hari atau di dalam keadaan gelap (nocturnal). Udang galah merupakan hewan yang rakus dan pemakan segala (Omnivora). Makanan meliputi jasad renik, plankton, ganggang, lumut, bahkan biji-bijian. Udang galah juga mempunyai potensi unuk kanibal (memakan udang galah yang lain), terutama udang galah yang sedang dalam keadaan ganti kulit sangat rawan untuk dimakan temannya sendiri jika didalam kolam atau tambak kurang tersedia makanan. Sehingga untuk menghindari sifat kanibalisme ini, perlu untuk diberikan makanan tambahan (Di Beri Pakan).

Udang galah secara alami hidup di daerah sungai yang berhubungan dengan laut, hal ini karena selama pertumbuhan dari larva sampai juvenil (benur) hidup di air payau. Kemudian pasca benur sampai dewasa dan proses perkembangbiakan (perkawinan) berlangsung di air tawar, udang galah juga bisa dibudidayakan di tambak air payau, dengan syarat kadar garam (salinitasnya) tidak lebih dari 7 promil. Idealnya udang galah sangat baik jika di budidayakan di ketinggian 400 m sampai 500 m dari permukaan air laut. Namun masih bisa mentoleransi sampai ketinggian 1000 meter dari permukaan laut.



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "cara budidaya udang galah"

Posting Komentar